Karmila SariROKAN HILIR, LEGISLATOR.CO.ID – Penguatan sumber daya manusia (SDM) daerah membutuhkan akses pendidikan tinggi yang mampu menjawab tantangan dunia kerja sekaligus membentuk karakter generasi muda. Anggota Komisi X DPR RI dari Daerah Pemilihan Riau I, Dr. Hj. Karmila Sari, S.Kom., M.M., menilai kehadiran Politeknik Mulia Rokan dapat menjadi salah satu peluang untuk memperluas akses pendidikan vokasi bagi masyarakat Rokan Hilir.
Karmila menekankan bahwa pendidikan vokasi harus menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memiliki karakter kuat, kemandirian, dan kemampuan menciptakan peluang ekonomi. Menurutnya, bekal tersebut penting agar generasi muda dapat mengambil peran dalam pembangunan daerah maupun menghadapi persaingan dunia kerja.
Dukungan itu disampaikan Karmila pada Minggu (25/10/2026), setelah Politeknik Mulia Rokan memperoleh izin pendirian melalui Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 1101/B/O/2026 tertanggal 29 September 2026. Perguruan tinggi di bawah naungan Yayasan Rokan Jaya Bermarwah tersebut dijadwalkan diluncurkan pada 4 November 2026 di Ujung Tanjung, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.
Karmila memandang pendidikan tinggi vokasi sebagai jalur penting untuk mendekatkan pembelajaran dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Melalui pendidikan yang berorientasi pada keterampilan terapan, mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan yang dapat digunakan untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.
“Kehadiran Politeknik Mulia Rokan merupakan peluang bagi generasi muda Rokan Hilir untuk memperoleh pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” tegas Karmila.
Ia juga menyoroti pentingnya pembentukan karakter sebagai bagian dari proses pendidikan. Kompetensi teknis perlu berjalan beriringan dengan integritas, tanggung jawab, dan kemampuan beradaptasi agar lulusan dapat menghadapi tantangan pekerjaan secara profesional.
“Pendidikan vokasi harus mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, berkarakter, mandiri, dan memiliki kemampuan menciptakan lapangan kerja,” ujarnya.
Pada tahap awal, Politeknik Mulia Rokan membuka tiga program studi, yaitu Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital, Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan, serta Teknologi Rekayasa Informatika Industri. Program-program tersebut dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi terapan di bidang komunikasi digital, perkebunan, dan teknologi industri.
Pilihan bidang tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan generasi muda untuk mengembangkan keterampilan sesuai minat dan kebutuhan pasar kerja. Pada saat yang sama, pendidikan vokasi juga berpotensi mendukung ketersediaan tenaga terampil bagi sektor ekonomi yang berkembang di Rokan Hilir dan wilayah sekitarnya.
Selain penguatan keterampilan teknis, kampus tersebut menyiapkan program unggulan Kadet Profesional Mulia Rokan. Sekretaris Yayasan Rokan Jaya Bermarwah, Prof. Dr. Junaidi, menjelaskan bahwa program ini mengedepankan tiga nilai utama, yakni disiplin, tangguh, dan profesional.
Pembinaan dilakukan melalui pembiasaan disiplin waktu, penanaman tanggung jawab, kerja sama tim, pengembangan kepemimpinan, serta penguatan etika kerja. Program tersebut mengadaptasi nilai positif pendidikan semi-militer, tetapi tetap mengedepankan pendekatan pendidikan yang humanis.
Junaidi menegaskan bahwa mahasiswa tidak dipersiapkan menjadi anggota militer, melainkan menjadi tenaga profesional yang berintegritas, memiliki mental tangguh, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja.
Ketua Yayasan Rokan Jaya Bermarwah, H. Julizar, mengatakan pendirian politeknik dilatarbelakangi kebutuhan pendidikan vokasi yang sesuai dengan potensi ekonomi Rokan Hilir, termasuk sektor perkebunan, minyak dan gas bumi, serta perkembangan teknologi industri.
Dukungan juga disampaikan Bupati Rokan Hilir, H. Bistamam, yang berharap perguruan tinggi tersebut dapat memperluas kesempatan pendidikan bagi putra-putri daerah dan menghasilkan lulusan yang berkontribusi terhadap pembangunan.
Yayasan Rokan Jaya Bermarwah berkomitmen mengembangkan kampus secara bertahap melalui peningkatan mutu pendidikan, penguatan sarana dan prasarana, serta perluasan kerja sama dengan pemerintah daerah dan dunia usaha maupun industri.
Peluncuran Politeknik Mulia Rokan pada 4 November 2026 diharapkan menjadi langkah awal penguatan pendidikan vokasi di Rokan Hilir. Sejalan dengan pandangan Karmila Sari, keberhasilan pengembangan kampus ini akan bergantung pada kemampuan menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan kerja sekaligus membentuk lulusan yang kompeten, berkarakter, dan mandiri (red)

Tidak ada komentar