Luluk Maknuniah Sarmuji: Hidup Sehat Penting untuk Kualitas SDM

3 menit membaca View : 6
MSA
Nasional - 05 Okt 2026

JAKARTA, LEGISLATOR.CO.ID – Dewan Penasehat Pengajian Al-Hidayah Luluk Maknuniah Sarmuji menilai budaya hidup sehat dan berolahraga memiliki peran penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) yang produktif. Menurutnya, masyarakat yang sehat menjadi salah satu fondasi penting untuk mendukung aktivitas sosial dan produktivitas.

Pernyataan tersebut disampaikan Luluk dalam kegiatan Senam Sehat Bersama Lansia dan Launching Senam Pengajian Al-Hidayah, Minggu (4/10/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Milad ke-47 Pengajian Al-Hidayah.

Luluk mengatakan, Pengajian Al-Hidayah ingin mengambil bagian dalam mendorong masyarakat agar menjadikan olahraga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Al-Hidayah berkomitmen mendukung pemerintah dalam menguatkan program gemar hidup sehat dan berolahraga. Karena itu, kegiatan Senam Pengajian Al-Hidayah ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen kami untuk mengajak masyarakat membangun kebiasaan hidup sehat,” ujar Luluk.

Menurutnya, membangun budaya hidup sehat tidak hanya berkaitan dengan menjaga kebugaran fisik. Kebiasaan berolahraga juga dapat mendukung masyarakat agar tetap aktif, produktif, dan mampu menjalankan berbagai aktivitas sosial.

Luluk: Gerakan Sehat Harus Menjangkau Komunitas

Luluk menilai gerakan hidup sehat akan lebih efektif jika dibangun melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Karena itu, kegiatan olahraga berbasis komunitas menjadi salah satu pendekatan yang dapat mendorong partisipasi masyarakat.

“Gerakan hidup sehat harus semakin dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan seperti senam bersama, kita dapat mengajak masyarakat untuk bergerak sekaligus membangun kesadaran bahwa kesehatan merupakan bagian penting dalam kehidupan,” kata Luluk.

Ia juga menegaskan bahwa Pengajian Al-Hidayah akan terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah, khususnya Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.

“Komitmen tersebut akan diperkuat melalui kolaborasi dengan Kemenpora. Sinergi ini diharapkan dapat memperluas gerakan olahraga masyarakat sekaligus mendorong kegiatan hidup sehat agar semakin dekat dengan komunitas dan masyarakat luas,” ujar Luluk.

Kegiatan Senam Sehat Bersama Lansia sekaligus Launching Senam Pengajian Al-Hidayah dimulai sejak pukul 06.00 WIB. Para peserta mengikuti senam dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.

Kelompok lanjut usia menjadi salah satu peserta utama dalam kegiatan tersebut. Aktivitas olahraga bersama memberikan ruang bagi para lansia untuk tetap aktif bergerak sekaligus berinteraksi dengan anggota dan jamaah lainnya.

Analis Kebijakan Ahli Madya pada Asdep Olahraga Masyarakat Kemenpora RI, Een Ermawati, turut hadir dan menyampaikan pesan mengenai pentingnya membangun budaya hidup sehat melalui aktivitas fisik dan olahraga.

Kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran Pengurus DPP Pengajian Al-Hidayah, organisasi perempuan Muslimah, organisasi Hasta Karya, Pengurus DPD Pengajian Al-Hidayah DKI Jakarta, serta jamaah Pengajian Al-Hidayah.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari Milad ke-47 Pengajian Al-Hidayah yang mengusung tema “Bersatu dalam Ukhuwah, Berkhidmat untuk Umat, Berkarya untuk Indonesia.”

Bagi Luluk, membangun masyarakat yang sehat merupakan bagian dari kontribusi organisasi dalam mendukung kualitas kehidupan masyarakat. Karena itu, olahraga diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan (red)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *