Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai Golkar, Adela Kanasya Adies,JAKARTA, LEGISLATOR.CO.ID – Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai Golkar, Adela Kanasya Adies, meminta Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memastikan program kepemudaan dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2027 tidak hanya terpusat di wilayah tertentu.
Menurut Adela, penguatan anggaran kepemudaan harus diikuti dengan pemerataan program agar manfaatnya dapat dirasakan pemuda di seluruh Indonesia, termasuk mereka yang berada di wilayah kepulauan dan daerah dengan keterbatasan fasilitas.
Hal tersebut disampaikan Adela dalam Rapat Kerja Komisi X DPR RI bersama Kemenpora, Senin (31/8/2026).
Adela mengatakan peningkatan anggaran kepemudaan dalam RKA Kemenpora 2027 patut diapresiasi. Namun, besarnya anggaran harus berbanding lurus dengan luasnya manfaat yang diterima masyarakat.
“Kita tentu mendukung penguatan anggaran kepemudaan. Yang penting, anggaran ini harus memberikan dampak nyata bagi pemuda di seluruh Indonesia, bukan hanya terpusat pada kegiatan tertentu, atau terfokus pada kegiatan seremonial,” ujar Adela.
Adela menilai pembangunan kepemudaan tidak dapat dilakukan dengan pendekatan yang seragam. Setiap daerah memiliki karakteristik, potensi, sekaligus tantangan yang berbeda.
Karena itu, Kemenpora perlu memastikan pemuda yang tinggal di wilayah kepulauan, daerah dengan keterbatasan sarana dan prasarana, maupun kawasan yang selama ini belum memperoleh akses program secara optimal tetap mendapatkan perhatian.
Menurutnya, pemerataan bukan sekadar membagi program ke berbagai daerah, tetapi juga memastikan kualitas dan hasil program dapat dipertanggungjawabkan.
“Harus jelas berapa penerima manfaatnya, tersebar di daerah mana saja, bagaimana kualitas programnya, dan apa hasil yang mereka dapatkan,” kata Adela.
Politikus Partai Golkar dari Dapil Jawa Timur I itu menambahkan, pemetaan penerima manfaat menjadi penting agar anggaran kepemudaan tidak berhenti pada penyerapan anggaran, tetapi benar-benar menghasilkan perubahan.
Kemenpora, kata Adela, perlu memiliki data dan peta program yang jelas untuk mengetahui siapa penerima manfaat, di mana program dilaksanakan, serta dampak yang dihasilkan.
Adela juga menekankan pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam pelaksanaan RKA Kemenpora 2027.
Ia mengatakan keberhasilan program tidak seharusnya hanya dilihat dari besaran anggaran yang berhasil direalisasikan. Indikator yang lebih penting adalah sejauh mana program tersebut mampu menjawab kebutuhan pemuda dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Harapan kita, RKA Kemenpora 2027 benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, pemuda, dan atlet. Ukuran keberhasilan anggaran bukan hanya pada besarnya alokasi, tetapi pada seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Adela juga mengingatkan Kemenpora bahwa agenda pembangunan kepemudaan 2027 memiliki konteks strategis karena berdekatan dengan momentum 100 Tahun Sumpah Pemuda pada 2028.
Menurutnya, momentum satu abad Sumpah Pemuda harus dimanfaatkan untuk memperkuat fondasi pembangunan generasi muda, bukan sekadar menjadi agenda seremonial.
Ia berharap program yang dirancang Kemenpora menjelang 2028 dapat meninggalkan warisan kebijakan yang manfaatnya terus dirasakan oleh generasi muda di berbagai daerah.
“Karena itu, berbagai program yang disiapkan Kemenpora menjelang 2028 harus memiliki tujuan yang lebih besar daripada sekadar menyelenggarakan rangkaian acara peringatan. Jangan sampai momentum 100 Tahun Sumpah Pemuda hanya menjadi kegiatan seremonial. Harus ada legacy yang dirasakan oleh generasi muda,” ujar Adela.
Adela menegaskan, pemerataan program harus menjadi salah satu ukuran penting keberhasilan kebijakan kepemudaan. Ia berharap tidak ada lagi kesenjangan akses antara pemuda di pusat dan pemuda di daerah.
Dengan perencanaan yang terukur, pemerataan penerima manfaat, serta evaluasi yang jelas, Adela berharap RKA Kemenpora 2027 mampu menjadi instrumen untuk memperkuat kualitas pemuda Indonesia sekaligus mempersiapkan generasi penerus menyongsong satu abad perjalanan Sumpah Pemuda (red)

Tidak ada komentar